Raden Rara Nike Ratnadilla Kusnadi atau Nike Ardilla (lahir di Bandung, Jawa Barat, 27 Desember 1975 – meninggal di Bandung, Jawa Barat, 19 Maret 1995 pada umur 19 tahun) adalah seorang penyanyi, bintang film, model, bintang iklan berkebangsaan Indonesia. Ia tewas pada 19 Maret 1995 ketika mobil Honda Civic yang dikendarainya menghantam beton di jalan RE Martadinata di kota Bandung.
Ia meninggal dunia di saat popularitasnya sedang memuncak. Meski sudah
wafat Namun Nike Ardilla Masih produktif mengeluarkan album, meskipun
albumnya masih sama, hanya berganti cover saja.[1]
Selama sejarah entertainment Indonesia ada, hanya Nike Ardilla artis
satu-satunya yang mendapatkan penghormatan paling tinggi dimana setiap
tanggal kelahirannya dan kematiannya selalu diperingati.
Intro: Em D C G Am Em F#m
Em
Verse 1:
Em D
Jenuh aku mendengar
C
Manisnya kata cinta
G Am
Lebih baik sendiri
Bm
Bukannya sekali
Em
Seringku mencoba
C G Am
Namunku gagal lagi
C
Mungkin nasib ini
D
Suratan tanganku
Em
harus tabah menjalani
Repeat Intro: [Em] D C G Am Em
Bm Em
Verse 2:
Jauh sudah langkahku
Menyusuri hidupku
Yang penuh tanda tanya
Kadang hati bimbang
Menentukan sikapku
Tiada tempat mengadu
Hanya iman didada
Yang membuatku mampu
Em D G
Selalu tabah menjalani
Chorus:
G D C
Malam-malam aku sendiri
G Am G
Tanpa cintamu lagi, oo-oo-ooh
G D C
Hanya satu keyakinanku
G
Bintangkan bersinar
D C
Menerpa hidupku
D Em Bm
Bahagiakan datang ooh...
Guitar solo: [Em Bm] C G Am Em
D C Bm (strum) Em
Verse 3:
Jenuh aku mendengar
Manisnya kata cinta
Lebih baik sendiri
Bukannya sekali
Seringku mencoba
Namunku gagal lagi
Hanya iman didada
Yang membuatku mampu
Selalu tabah menjalani
Chorus:
Malam-malam aku sendiri
Tanpa cintamu lagi oo-oo-ooh
Hanya satu keyakinanku
Bintangkan bersinar
Menerpa hidupku
D C C D G
Bahagiakan datang oo-oo-ooh
Repeat Chorus:
Malam-malam aku sendiri
Tanpa cintamu lagi
Hanya satu keyakinanku
Bintangkan bersinar
Menerpa hidupku
Bahagiakan datang
Tidak ada komentar:
Posting Komentar