Kamis, 27 Juni 2013

KORD NIKE ARDILA MATAHARIKU

Raden Rara Nike Ratnadilla Kusnadi atau Nike Ardilla (lahir di Bandung, Jawa Barat, 27 Desember 1975 – meninggal di Bandung, Jawa Barat, 19 Maret 1995 pada umur 19 tahun) adalah seorang penyanyi, bintang film, model, bintang iklan berkebangsaan Indonesia. Ia tewas pada 19 Maret 1995 ketika mobil Honda Civic yang dikendarainya menghantam beton di jalan RE Martadinata di kota Bandung. Ia meninggal dunia di saat popularitasnya sedang memuncak. Meski sudah wafat Namun Nike Ardilla Masih produktif mengeluarkan album, meskipun albumnya masih sama, hanya berganti cover saja.[1] Selama sejarah entertainment Indonesia ada, hanya Nike Ardilla artis satu-satunya yang mendapatkan penghormatan paling tinggi dimana setiap tanggal kelahirannya dan kematiannya selalu diperingati.
 


Em                    C
Didalam gelap kehidupan ini
 D                   C
seakan tiada sinar cahayamu
 Am                     Em         D
Kucoba melangkah dari satu keyakinan
     C           Am        B
didalam gelap pasti ada terang

[*]

Em                  C
Kegagalan demi kegagalan

D                    G
kujadikan pedoman hidup ini

Am                      Em           D
bagai hari-hari, ada siang ada malam
       C      D         Em
Teguhkan iman didalam jiwa


      Am
Aku insan lemah
    D                   G
tak lepas dari goda dan cobaan
           Am       B
Diri yang merana terombang ambing
       Em
oleh kehidupan


         Am        D
Matahari pagi pancarkan sinarmu
      G
agar aku merasakan kehangatanmu
   Am                         B
Biarlah mimpi buruk yang kemarin
       C       D            Em
hilang ditelan malam yang kelam

Interlude : Am D G, Am B C D
  C D Em
Kembali Ke : [**]

KORD NIKE ARDILA SANDIWARA CINTA

Raden Rara Nike Ratnadilla Kusnadi atau Nike Ardilla (lahir di Bandung, Jawa Barat, 27 Desember 1975 – meninggal di Bandung, Jawa Barat, 19 Maret 1995 pada umur 19 tahun) adalah seorang penyanyi, bintang film, model, bintang iklan berkebangsaan Indonesia. Ia tewas pada 19 Maret 1995 ketika mobil Honda Civic yang dikendarainya menghantam beton di jalan RE Martadinata di kota Bandung. Ia meninggal dunia di saat popularitasnya sedang memuncak. Meski sudah wafat Namun Nike Ardilla Masih produktif mengeluarkan album, meskipun albumnya masih sama, hanya berganti cover saja.[1] Selama sejarah entertainment Indonesia ada, hanya Nike Ardilla artis satu-satunya yang mendapatkan penghormatan paling tinggi dimana setiap tanggal kelahirannya dan kematiannya selalu diperingati.
 

Intro : Em D Em D G

     Em                   Bm
Mengapa kau nyalakan api, cinta dihatiku
  A                  Em
Membakar jiwa yang merana
      Em                  Bm
Kata manismu membuatku, yakin kepadamu
A                     Em
Hingga membuatku terlena…


         D               Em
Rindu padamu…. setiap hari
           D           Em
Bayang dirimu menggoda jiwa.....
    Em                   Bm
Mengapa kini kurasakan lain dihatiku
A                     Em
Kau diam dan acuh tak acuh….....


       Em
Sering kau marah tanpa alasan
Bm                A                    Em
Membuatku curiga, terbukalah berterus terang
       D            Em
Apa maumu… katakan saja
           D                               Em
Bila kau bosan, kau marah, kau benci katakan saja

[*]

  A                    E
Walau berat hatiku, melupakan dirimu
  A                           B
Jangan kau bersandiwara kepadaku

[Reff]

  E       A           B
Bosan… mungkin itu sifatmu…
  E       A           B
Benci… bila ingat dirimu
  E       A            B
Bosan… terserah apa maumu…
C/G#               C#m
Jalanku masih panjang….

Interlude : A F#m E A F#m B

Kembali Ke : [*],[Reff]

KORD NIKE ARDILA AKU TAKKAN BERSUARA

Raden Rara Nike Ratnadilla Kusnadi atau Nike Ardilla (lahir di Bandung, Jawa Barat, 27 Desember 1975 – meninggal di Bandung, Jawa Barat, 19 Maret 1995 pada umur 19 tahun) adalah seorang penyanyi, bintang film, model, bintang iklan berkebangsaan Indonesia. Ia tewas pada 19 Maret 1995 ketika mobil Honda Civic yang dikendarainya menghantam beton di jalan RE Martadinata di kota Bandung. Ia meninggal dunia di saat popularitasnya sedang memuncak. Meski sudah wafat Namun Nike Ardilla Masih produktif mengeluarkan album, meskipun albumnya masih sama, hanya berganti cover saja.[1] Selama sejarah entertainment Indonesia ada, hanya Nike Ardilla artis satu-satunya yang mendapatkan penghormatan paling tinggi dimana setiap tanggal kelahirannya dan kematiannya selalu diperingati.
 

 Am       Dm
Izinkan cintaku
 G         C
Berbunga dihatimu
Am         Dm
Biar terus mekar
E         E
Jadi kenyataan..

  Am        Dm
Dah lama ku dahaga
 G            C
Belaian seorang insan
  Am         Dm
Semoga bersama mu
E       Am
Ceria hidupku..

      E       
Ku tak akan bersuara
      C
Walau dirimu kekurangan
      G
Hanya setia mu itu
      Am
Ku harapkan..

      E
Ku tak akan menduakan
      C
Walau kilauan menggoda
        Dm
Kasih dan sayangku
              Am
Tetap utuh untukmu..

       E
Hanya ku pinta darimu
         C
Setialah selamanya
       Dm
Sehingga abadi
     E                   Am
Cinta ini sayang itu ku doakan..

  Am             Dm
Tak mungkin kan terjadi
G              C
Kehancuran cinta kita
 Am       Dm    E         Am
Andainya hatimu..seperti hatiku..
 Am       Dm    E         Am
Andainya hatimu..seperti hatiku..

KORD NIKE ARDILA BINTANG KEHIDUPAN

Raden Rara Nike Ratnadilla Kusnadi atau Nike Ardilla (lahir di Bandung, Jawa Barat, 27 Desember 1975 – meninggal di Bandung, Jawa Barat, 19 Maret 1995 pada umur 19 tahun) adalah seorang penyanyi, bintang film, model, bintang iklan berkebangsaan Indonesia. Ia tewas pada 19 Maret 1995 ketika mobil Honda Civic yang dikendarainya menghantam beton di jalan RE Martadinata di kota Bandung. Ia meninggal dunia di saat popularitasnya sedang memuncak. Meski sudah wafat Namun Nike Ardilla Masih produktif mengeluarkan album, meskipun albumnya masih sama, hanya berganti cover saja.[1] Selama sejarah entertainment Indonesia ada, hanya Nike Ardilla artis satu-satunya yang mendapatkan penghormatan paling tinggi dimana setiap tanggal kelahirannya dan kematiannya selalu diperingati.

 

Intro: Em D C G Am Em F#m
Em

Verse 1:

Em              D
Jenuh aku mendengar
                C
Manisnya kata cinta
               G  Am
Lebih baik sendiri
              Bm
Bukannya sekali
               Em
Seringku mencoba
    C          G  Am
Namunku gagal lagi
               C
Mungkin nasib ini
               D
Suratan tanganku
                Em
harus tabah menjalani

Repeat Intro: [Em] D C G Am Em
Bm Em

Verse 2:
Jauh sudah langkahku
Menyusuri hidupku
Yang penuh tanda tanya
Kadang hati bimbang
Menentukan sikapku
Tiada tempat mengadu
Hanya iman didada
Yang membuatku mampu
               Em  D G
Selalu tabah menjalani

Chorus:

G               D    C
Malam-malam aku sendiri
               G      Am  G
Tanpa cintamu lagi, oo-oo-ooh
G              D    C
Hanya satu keyakinanku
                 G
Bintangkan bersinar
    D       C
Menerpa hidupku
   D        Em    Bm
Bahagiakan datang ooh...

Guitar solo: [Em Bm] C G Am Em
D C Bm (strum) Em

Verse 3:

Jenuh aku mendengar
Manisnya kata cinta
Lebih baik sendiri
Bukannya sekali
Seringku mencoba
Namunku gagal lagi

Hanya iman didada
Yang membuatku mampu
Selalu tabah menjalani

Chorus:

Malam-malam aku sendiri
Tanpa cintamu lagi oo-oo-ooh
Hanya satu keyakinanku
Bintangkan bersinar
Menerpa hidupku
   D        C     C  D  G
Bahagiakan datang oo-oo-ooh

Repeat Chorus:

Malam-malam aku sendiri
Tanpa cintamu lagi
Hanya satu keyakinanku
Bintangkan bersinar
Menerpa hidupku
Bahagiakan datang

KORD POWER METAL SIRNA

Power Metal adalah band beraliran Heavy metal yang berasal dari Indonesia
Power Metal pertama kali dibentuk dengan nama Power Band dengan formasi awal 
Totty M. (vokal),
 Ipunk (gitar), 
Pras Hadi (bass), 
Raymond (keyboard), 
dan Mugix (drum).
Namun formasi tersebut berubah dengan digantikannya posisi vokal oleh 
Pungky Deaz dan bass oleh Hendix Sanada dan selain itu nama bandnya pun 
berubah menjadi Power Metal.
 
 
SIRNA 
 
 
[INTRO]
Bm 
Em Em C Em
Em Em C Em

Em
Dentang lonceng dimalam hari        
Em                    C
Membawa hanyut luka didada
                   Em
Diatas langit jiwa ini…

Em
Disaat surya mulai pulang
Em                        C
Burung malampun terbang telanjang
                    Em
Hanyutkan segala ilusi…

Em
Kala derita memelukku
Em                    C
Kala hidup tiada berarti
                 Em
Sirna semua anganku…

Em      B
Lelah diri ini
             C
Lelah diriku mencari
                Em
Bayangan tak pasti

Em C Em

Em
Aku berjalan diantara puing-puing
              C
Digerlapnya malam
                       Em
Yang penuh dengan misteri…

Em
Semua yang kudapati sirna
Em                     C
meninggalkan arti rasa derita
                   Em
aku tak dapat berlari…

Em
kemana kucari citaku
Em                    C
dimana kutempuh jalan ini
                 Em
dalam keraguan hati…

Em      B
Gelap duniaku
              C
Tanpa sinar menerangi
             Em
Tiada arti lagi…

Em    C  Em
Ah…ah…ah…ah…

Reff:
Em
Sirna semua ini sirna semuanya
Em
Gelap dunia ini gelap semuanya
C
Lelah jiwa mencoba namun tiada juga
Em
Lelah jiwa mencari lelah semuanya 

KORD POWER METAL MEMORI JINGGA

Power Metal adalah band beraliran Heavy metal yang berasal dari Indonesia
Power Metal pertama kali dibentuk dengan nama Power Band dengan formasi awal 
Totty M. (vokal),
 Ipunk (gitar), 
Pras Hadi (bass), 
Raymond (keyboard), 
dan Mugix (drum).
Namun formasi tersebut berubah dengan digantikannya posisi vokal oleh 
Pungky Deaz dan bass oleh Hendix Sanada dan selain itu nama bandnya pun 
berubah menjadi Power Metal.
 
MEMORI JINGGA

INTRO
F Bb F Bb

F                  Bb
Waktu datang dan berubah
F               Bb
Kata suara hati menyapa
Gm       Am
Hilang kesunyian
Gm        C
Ditelan malam

F               Bb
Kugoreskan nada lama
F              Bb
Meredam nurani berdua
Gm          Am
Menyibak kalbu
Gm       C
Api rintangan

F         Bb   
Getaran hati
F           Bb
menyentuh jiwaku
Gm          Am
Membakar asmara
Gm         Am
Kenangan indah
Bb       C
Dalam hidup ini…

Reff:
F               Bb
Tak mungkin kulupa…
F             Bb
Kenangan bersama…
F         Bb
Penuh cerita…
(dihati ini…)

Gm       Am
Bayangan dirimu
Gm      Am
Akankah berarti
Bb      C         
Bagai awan yang hilang

SOLO
Bb
F Bb F D#
F Bb F D#

KORD POWER METAL SELAMAT MALAM

Power Metal adalah band beraliran Heavy metal yang berasal dari Indonesia
Power Metal pertama kali dibentuk dengan nama Power Band dengan formasi awal 
Totty M. (vokal),
 Ipunk (gitar), 
Pras Hadi (bass), 
Raymond (keyboard), 
dan Mugix (drum).
Namun formasi tersebut berubah dengan digantikannya posisi vokal oleh 
Pungky Deaz dan bass oleh Hendix Sanada dan selain itu nama bandnya pun 
berubah menjadi Power Metal.
 
 
SELAMAT MALAM 
 
[INTRO]
A D A D


A                   
Sekian lama sudah…
D
Kita berjalan
A 
Namun tiada jua…
      D            
Hati kita menyatu
A        
Walau sebenarnya…
      D       
Telah aku katakan
A
Cobalah mengerti…
    D          
Apa yang kurasakan

Bridge:
Bm         A/C#m
Tak kan terhapus
       D        E
Hilang dari ingatan
Bm         A/Cm
Keangkuhan hatimu
     D          E
Wujudkan keinginan

       A
Slama ini…
D     A
Saat ini…

A
Walau tlah kucoba…
      D
Untuk memahamimu
A
Kau tak jua mengerti…
     D
Akan diri ini
A
Haruskah kita…
       D
Saling berpegang diri
A
Ataukah kita…
       D
Saling berharap hati

Reff:
A         E         F#m
Slamat malam cerita lalu bersamamu
C#m                D           E
Meski hatiku masih tersimpan bayanganmu
A         E         F#m
Lupakanlah kenangan lalu bersamamu
C#m                 D           E     D
Akan kusimpan senyummu di dalam anganku

[SOLO]
D F#m D F#m 
D F#m D E
D Bm

D F#m E D (2x) A
D F#m D E